X-Steel - Link Select 2

Pembimbing dan Peserta LKS 28-29 Februari 2020

Penutupan LKS di SMKN 29 Jakarta.

Pembimbing dan Peserta LKS 27-28 Februari 2019

Foto Bersama di SMKN 4 Jakarta.

Pembimbing LKS

Foto Bersama di SMKN 4 Jakarta.

Lomba LKS Elektronika Aplikasi 2015 @ Panasonic Gobel

Foto bersama juri dan peserta LKS dari SMKN 53 Jakarta.

Pengarahan dari juri LKS DKI 2015

Pengarahan yang diberikan oleh juri selama LKS berlangsung.

Prototype Design Project

Project yang dilakukan dengan merakit komponen yang ada menjadi contoh yang ada.

Fault Finding, Repair and measurement Project

Project untuk mencari kerusakan dan kesalahan serta melakukan pengukurannya.

Reverse Enginering Project

Project membuat sebuah skema dari sebuah peralatan elaktronika.

Pentingnya waktu sholat

Sholat Subuh, Dzuhur, dan Ashar.

Pentingnya waktu sholat

Sholat Magrib, Isya, dan Tahajud.

LKS 2016

Foto bersama pada LKS tahun 2016.

LKS 2018

Brefing sebelum lomba.

Showing posts with label PPPE. Show all posts
Showing posts with label PPPE. Show all posts

Wednesday, 15 January 2020

Alat Ukur Elektronika

Macam Alat Ukur Elektronik dan Fungsinya


Alat Ukur Elektronika dan Fungsinya, Alat ukur elektronik (listrik) merupakan perkakas/alat yang digunakan untuk mengukur besaran-besaran listrik seperti hambatan listrik (R), kuat arus listrik (I), beda potensial listrik (V), daya listrik (P), dan lainnya. Terdapat dua jenis alat ukur yaitu alat ukur analog dan alat ukur digital
Berikut adalah macam-macam alat ukur listrik :
  • Amper-meter
  • Voltmeter
  • Ohm-meter
  • Multimeter Analog/Digital
  • Oscilloscope
  • Generator fungsi
  • Digital Signal Analyzer
  • Spectrum meter
  • dll
1 Ampermeter
Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik baik untuk listrik DC maupun AC yang ada dalam rangkaian tertutup. Amperemeter biasanya dipasang berderet dengan elemen listrik. Cara menggunakannya adalah dengan menyisipkan amperemeter secara langsung ke rangkaian.

52. Voltmeter
Voltmeter adalah alat/perkakas untuk mengukur besar tegangan listrik dalam suatu rangkaian listrik. Voltmeter disusun secara paralel terhadap letak komponen yang diukur dalam rangkaian. Alat ini terdiri dari tiga buah lempengan tembaga yang terpasang pada sebuah bakelite yang dirangkai dalam sebuah tabung kaca atau plastik. Lempengan luar berperan sebagai anode sedangkan yang di tengah sebagai katode. Umumnya tabung tersebut berukuran 15 x 10cm (tinggi x diameter)
6
3. Ohm-meter
Ohm-meter adalah alat untuk mengukur hambatan listrik, yaitu daya untuk menahan mengalirnya arus listrik dalam suatu konduktor. Besarnya satuan hambatan yang diukur oleh alat ini dinyatakan dalam ohm. Alat ohm-meter ini menggunakan galvanometer untuk mengukur besarnya arus listrik yang lewat pada suatu hambatan listrik (R), yang kemudian dikalibrasikan ke satuan ohm.
7
4. Multitester Analog/Digital
Multimeter adalah alat untuk mngukur listrik yang sering dikenal sebagai VOAM (VolT, Ohm, Ampere meter) yang dapat mengukur tegangan (voltmeter), hambatan (ohm-meter), maupun arus (amper-meter). Ada dua kategori multimeter: multimeter digital atau DMM (digital multi-meter)(untuk yang baru dan lebih akurat hasil pengukurannya), dan multimeter analog. Masing-masing kategori dapat mengukur listrik AC, maupun listrik DC.
8
5. Oscilloscope
Oscilloscope/osiloskop adalah alat ukur elektronika yang berfungsi memproyeksikan bentuk sinyal listrik agar dapat dilihat dan dipelajari. Osiloskop dilengkapi dengan tabung sinar katode. Peranti pemancar elektron memproyeksikan sorotan elektron ke layar tabung sinar katode. Sorotan elektron membekas pada layar. Suatu rangkaian khusus dalam osiloskop menyebabkan sorotan bergerak berulang-ulang dari kiri ke kanan. Pengulangan ini menyebabkan bentuk sinyal kontinyu sehingga dapat dipelajari.
9
6. Generator fungsi
Generator fungsi adalah alat ukur yang digunakan sebagai sumber pemicu yang diperlukan, merupakan bagian dari peralatan (software) uji coba elektronik yang digunakan untuk menciptakan gelombang listrik. Gelombang ini bisa berulang-ulang atau satu kali.
Generator fungsi analog umumnya menghasilkan gelombang segitiga sebagai dasar dari semua outputnya. Segitiga ini dihasilkan oleh kapasitor yang dimuat dan dilepas secara berulang-ulang dari sumber arus konstan.
Tipe lain dari generator fungsi adalah sub-sistem yang menyediakan output sebanding terhadap beberapa input. Contohnya, output berbentuk kesebandingan dengan akar kuadrat dari input. Alat seperti itu digunakan dalam sistem pengendali umpan dan komputer analog.
10

Friday, 13 December 2019

PIXEL

Resolusi Layar atau mode tampilan televisi digitallayar monitor adalah jumlah pixel pada setiap dimensi layar. Istilah dapat menjadi ambigu terutama karena resolusi yang ditampilkan dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berbeda.contohnya, cathode ray tube (CRT), monitor layar datar (termasuk LCD) tampilan proyeksi menggunakan gambar elemen susunan tetap (pixel).
Hal ini biasanya dinyatakan dalam Lebar × Tinggi, dengan satuan pixel: misalnya, "1024×768" yang berarti lebarnya 1024 pixel dan tingginya 768 pixel.
Penggunaan istilah “resolusi Layar” berlaku untuk susunan yang menampilkan pixel tetap seperti plasma display panel (PDP), liquid crystal display (LCD), digital light processing (DLP).
Dalam proyektor, atau teknologi serupa, hanya jumlah fisik kolom dan baris dari pixel yang menciptakan tampilan (misal, 1920×1080).
istilah “Resolusi Layar” umumnya digunakan untuk menyebut dimensi pixel, jumlah pixel dalam masing-masing dimensi (misal, 1920×1080), yang tidak mencerminkan kerapatan pixel, yaitu jumlah piksel per satuan jarak atau luas area. Dalam pengukuran digital, kerapatan layar memiliki satuan pixel per inci.

Pembagi Frekuensi

Frequency Divider (Pembagi Frekuensi)

Frequency divider atau pembagi fekuensi dapat dibuat dengan memanfaatkan kondisi togle pada suatu flip-flop digital. Togle flip-flop dapat dibuat dengan Data flip-flop (D-FF) maupun JK flip-flop (JK-FF). Satu unit togle flip-flop pada dasarnya akan meberikan output dengan frekuensi setengah frekuensi input atau dengan kata lain 1 unit togle flip-flop adalah pembagi 2 frekuensi input. Konsep dasar pembagi frekuensi menggunakan counter digital diawali dari kondisi togle pada suatu flip-flop tersebut. Diagram blok pembagi 2 frekuensi dari togle filp flop dapat diuraikan sebagai berikut. Pembagi 2 Frekuensi (Togle Flip-Flop)

Pembagi Frekuensi Dasar T-FF,aplikasi togle flip-flop pembagi frekuensi,Pembagi frekuensi,teori pembagi frekuensi,dasar pembagi frekuensi digital,frequency divider,frekuensi divider,rangkaian dasar pembagi frekuensi,skema dasar pembagi frekuensi,membuat pembagi frekuensi,membuat frekuensi divider,artikel pembagi frekuensi,pengertian pembagi frekuensi,komponen dasar pembagi frekuensi,perhitungan pembagi frekuensi,pembagi 2 frekuensi


Power Supply




Pengertian Power Supply dan Jenis-jenisnya

Pengertian Power Supply dan Jenis-jenis Power Supply


Pengertian Power Supply (Catu Daya) dan Jenis-jenisnya – Power Supply atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Catu Daya adalah suatu alat listrik yang dapat menyediakan energi listrik untuk perangkat listrik ataupun elektronika lainnya.  Pada dasarnya Power Supply atau Catu daya ini memerlukan sumber energi listrik yang kemudian mengubahnya menjadi energi listrik yang dibutuhkan oleh perangkat elektronika lainnya. Oleh karena itu, Power Supply kadang-kadang disebut juga dengan istilah Electric Power Converter.

Tentang Transistor

DASAR TRANSISTOR
TEORI DASAR
Dari susunan bahan semikonduktor yang digunakan, transistor dapat dibedakan menjadi dua buah tipe yaitu transistor tipe PNP dan transistor tipe NPN.
Pada prinsipnya transistor sama dengan dua buah dioda yang disusun saling bertolak belakang, seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini :


                          Struktur PNP                                                                                             Struktur NPN

Monday, 30 September 2019

Bagaimana yah!!!Aku Ingin tau???

CARA KERJA KOMPONEN ELEKTRONIKA


Berikut ini terdapat cara kerja dari sebuah komponen elektronika
Silahkan amati dan saksikan dengan seksama !!!




Cara Kerja Transistor




Monday, 27 May 2013

DASAR SINYAL VIDEO

VIDEO GAME

CCTV

Wednesday, 22 May 2013

PEMBUATAN DOKUMENTASI VIDEO

Tuesday, 21 May 2013

REPRODUKSI SINYAL AUDIO

Sunday, 31 March 2013

DIGITAL VIDEO

Digital Video?

Digital video adalah jenis sistem video recording yang bekerja menggunakan sistem digital dibandingkan dengan analog dalam hal representasi videonya. Biasanya digital video direkam dalam tape, kemudian didistribusikan melalui optical disc, misalnya VCD dan DVD. Salah satu alat yang dapat digunakan untuk menghasilkan video digital adalah camcorder, yang digunakan untuk merekam gambar-gambar video dan audio, sehingga sebuah camcorder akan terdiri dari camera dan recorder.
Sebuah video terdiri dari beberapa element yang dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Frame Rate
Ketika serangkaian gambar mati yang bersambung dimainkan dengan cepat dan dilihat oleh mata manusia, maka gambar-gambar tersebut akan terlihat seperti sebuah pergerakan yang halus. Jumlah gambar yang terlihat setiap detik disebut dengan frame rate. Diperlukan frame rate minimal sebesar 10 fps (frame per second) untuk menghasilkan pergerakan gambar yang halus. Film-film yang dilihat di gedung bioskop adalah film yang diproyeksikan dengan frame rate sebesar 24 fps, sedangkan video yang dilihat pada televisi memiliki frame rate sebesar 30 fps (tepatnya 29.97 fps). Frame rate digunakan sebagai format standar NTSC, PAL dan SECAM yang berlaku pada negara-negara didunia.
2. Aspect Ratio
Pixel aspect ratio menjelaskan tentang ratio atau perbandingan antara lebar dengan tinggi dari sebuah Pixel dalam sebuah gambar. Frame aspect ratio menggambarkan perbandingan lebar dengan tinggi pada dimensi frame dari sebuah gambar. Sebagai contoh, D1 NTSC memiliki pixel aspect ratio 0.9 (0.9 lebar dari 1 unit tinggi) dan memiliki pula pixel aspect ratio 4:3 (4 unit lebar dari 3 unit tinggi). Beberapa format video menggunakan frame aspect ratio yang sama tetapi memakai pixel aspect ratio yang berbeda. Sebagai contoh, beberapa format NTSC digital menghasilkan sebuah 4:3 frame aspect ratio dengan square pixel (1.0 pixel aspect ratio) dan dengan resolusi 640 x 480. sedangkan D1 NTSC menghasilkan frame aspect ratio yang sama yaitu 4:3 tetapi menggunakan rectangular pixel (0.9 pixel aspect ratio) dengan resolusi 720 x 486. Pixel yang dihasilkan oleh format D1 akan selalu bersifat rectangular atau bidang persegi, akan berorientasi vertikal dalam format NTSC dan akan berorientasi horisontal dalam format PAL. Jika menampilkan rectangular pixel dalam sebuah monitor square pixel tanpa alterasi maka gambar yang bergerak akan berubah bentuk atau mengalami distorsi. Contohnya lingkaran akan berubah menjadi oval. Tetapi bagaimanapun juga apabila ditampilkan pada monitor broadcast, gambar gerak akan ditampilkan secara benar.
3. Resolusi Spasial dan Frame Size
Lebar dan tinggi frame video disebut dengan frame size, yang menggunakan satuan piksel, misalnya video dengan ukuran frame 640×480 piksel. Dalam dunia video digital, frame size disebut juga dengan resolusi. Semakin tinggi resolusi gambar maka semakin besar pula informasi yang dimuat, berarti akan semakin besar pula kebutuhan memory untuk membaca informasi tersebut. Misalnya untuk format PAL D1/DV berukuran 720×576 piksel, format NTSC DV 720×480 piksel dan format PAL VCD/VHS (MPEG-1) berukuran 352×288 piksel sedangkan format NTSC VCD berukuran 320×240 piksel.
4. Level Bit
Dalam dunia komputer, satuan bit merupakan unit terkecil dalam penyimpanan informasi. Level bit atau Bit depth menyatakan jumlah atau banyaknya bit yang disimpan untuk mendeskripsikan warna suatu piksel. Sebuah gambar yang memiliki 8 bit per piksel dapat menampilkan 256 warna, sedangkan gambar dengan 24 bit dapat menampilkan warna sebanyak 16 juta warna. Komputer (PC) menggunakan 24 bit RGB sedang sinyal video menggunakan standar 16 bit YUV sehingga memiliki jangkauan warna yang terbatas. Untuk itu perlu berhati-hati apabila membuat video untuk ditayangkan di TV, karena tampilan warna di layar monitor PC berbeda dengan tampilan di layar TV. Penentuan bit depth ini tergantung pada sudut pemisah antara gambar yang diterima oleh kedua mata. Sebagai contoh, pada layar datar, persepsi kedalaman suatu benda berdasarkan subyek benda yang tampak.
5. Laju Bit
Laju bit disebut juga dengan nama laju data. Laju bit menentukan jumlah data yang ditampilkan saat video dimainkan. Laju data ini dinyatakan dalam satuan bps (bit per second). Laju data berkaitan erat dengan pemakaian dan pemilihan codec (metode kompresi video). Beberapa codec menghendaki laju data tertentu, misalnya MPEG-2 yang digunakan dalam format DVD dapat menggunakan laju bit maksimum 9800 kbps atau 9,8 Mbps, sedangkan format VCD hanya mampu menggunakan laju bit 1,15 Mbps.
Sama halnya dengan file suara dan gambar, teknik kompresi dari video menghasilkan banyak format file video bermunculan. Berikut adalah formati file video yang lazim digunakan:
ASF (Advanced System Format)
1. Dibuat oleh Microsoft sebagai standar audio/video streaming format
2. Bagian dari Windows Media framework
3. Format ini tidak menspesifikasikan bagaimana video atau audio harus di encode, tetapi sebagai gantinya menspesifikasikan struktur video/audio stream. Berarti ASF dapat diencode dengan codec apapun.
4. Dapat memainkan audio/video dari streaming media server, HTTP server, maupun lokal.
5. Beberapa contoh format ASF lain adalah WMA dan WMV dari Microsoft.
6. Dapat berisi metadata seperti layaknya ID3 pada MP3
7. ASF memiliki MIME “type application/vnd.ms-asf” atau “video/x-ms-asf”.
8. Software : Windows Media Player
MOV (Quick Time)
1. Dibuat oleh Apple
2. Bersifat lintas platform.
3. Banyak digunakan untuk transmisi data di Internet.
4. Software: QuickTime
5. Memiliki beberapa track yang terdiri dari auido, video, images, dan text sehingga masing-masing track dapat terdiri dari file-file yang terpisah.
MPEG (Motion Picture Expert Group)
1. Merupakan file terkompresi lossy.
2. MPEG-1 untuk format VCD dengan audio berformat MP3.
3. MPEG-1 terdiri dari beberapa bagian:
· Synchronization and multiplexing of video and audio.
· Compression codec for non-interlaced video signals.
· Compression codec for perceptual coding of audio signals.
· MP1 or MPEG-1 Part 3 Layer 1 (MPEG-1 Audio Layer 1)
· MP2 or MPEG-1 Part 3 Layer 2 (MPEG-1 Audio Layer 2)
· MP3 or MPEG-1 Part 3 Layer 3 (MPEG-1 Audio Layer 3)
· Procedures for testing conformance.
· Reference software
4. MPEG-1 beresoluasi 352×240.
5. MPEG-1 hanya mensupport progressive scan video.
6. MPEG-2 digunakan untuk broadcast, siaran untuk direct-satelit dan cable tv.
7. MPEG-2 support interlaced format.
8. MPEG-2 digunakan dalam/pada HDTV dan DVD video disc.
9. MPEG-4 digunakan untuk streaming, CD distribution, videophone dan broadcast television.
10. MPEG-4 mendukung digital rights management.
DivX
1. Salah satu video codec yang diciptakan oleh DivX Inc.
2. Terkenal dengan ukuran filenya yang kecil karena menggunakan
MPEG4 Part 2 compression.
1. Versi pertamanya yaitu versi 3.11 diberi nama “DivX ;-)”
2. DivX bersifat closed source sedangkan untuk versi open sourcenya adalah XviD yang mampu berjalan juga di Linux.
Windows Media Video (WMV)
1. Codec milik Microsoft yang berbasis pada MPEG4 part 2
2. Software: Windows Media Player, Mplayer, FFmpeg.
3. WMV merupakan gabungan dari AVI dan WMA yang terkompres, dapat berekstensi wmv, avi, atau asf.

Sumber:http://aryuanda.byethost15.com

Tuesday, 26 March 2013

VCR


Merawat Pesawat Video Cassette Recorder (VCR)

1. Jangan gunakan pembersih kaset.
            Semua pembersih head video abrasif. Bahkan pembersihan kaset basah akan merusakhead tape VCR anda. pembersih kaset bersih dengan pengamplasan kepala dan video Anda. akan mempersingkat masa pakai kepala video. Mengganti video di head tape VCR Anda.
Ini adalah perbaikan mahal. Profesional pembersihan tidak diperlukan yang sering, umumnya tidak lebih dari sekali setiap beberapa tahun. Sebaliknya coba ini, Anda ambil. mesin dalam mode bermain dengan tape baik yang dikenal dan mendorong kecepatan pencarian RW. Mencoba ini selama beberapa menit, jika foto Anda mulai membersihkan berlanjut sampai jelas. (Hal ini dapat mengeluarkan kotoran dari kepala video) Jika latihan ini tidak memecahkan masalah Anda tape pembersihan kemungkinan besar akan tidak memecahkan masalah Anda.


2. Jangan menghapus rekaman macet dari VCR anda.

        Menghapus tape mungkin akan menyebabkan kerusakan pada kereta atau gearing. toko profesional dapat menghapus rekaman tanpa kerusakan lebih lanjut, tabungan Anda mahal perbaikan dan biaya penggantian rekaman video. Jika toko kita tidak nyaman untuk wilayah Anda, Cari toko terkemuka di daerah Anda. Biaya untuk menghapus rekaman di sebagian VCR seharusnya dikenakan biaya minimal atau tidak ada sama sekali dari Plus biaya $ 7,00 untuk memindahkan pita dan kami akan melakukan sementara Anda menunggu.

3. Jangan gunakan penutup debu pada VCR anda ketika sedang tersambung masuk 
      Hal ini dapat mempersingkat masa pakai banyak jenis karena desain VCR.

4. Jangan menggunakan camcorder anda sebagai pemain VCR.

       Sebuah camcorder dirancang untuk digunakan sebagai camcorder. Bila digunakan untuk memainkan VCR akan menempatkan memakai berlebihan pada mekanisme yang tidak dirancang untuk ini digunakan.

5. Gunakan tape stereo hi-fi untuk merekam, terutama untuk camcorder dalam rumah Anda kaset murah menyebabkan penumpukan yang berlebihan dan dapat menyebabkan keausan lebih lanjut dengan menyebabkan drag yang berlebihan pada bagian mekanik.

  
6. Selama badai atau listrik padam,
 cabut dari kabel VCR sambungan dan stopkontak listrik. Sebuah penindas gelombang dirancang untuk mencegah lonjakan energi yang rendah, bukan tembakan langsung dari petir.


7. Stabilkan kaset dan VCR yang belum pada suhu kamar (untuk menstabilkan suhu ruangan di mobil anda kira-kira pada jam sebelum menggunakan VCR tersebut.


Menginstall Video Cassette Recorder (VCR)


     VCR memang jarang atau bahkan tidak sama sekali dipakai pada saat ini. Namun, cara peninstallan VCR harus kita ketahui karena suatu saat kita akan menemui VCR tersebut. VCR akan lebih mudah kita temui ketika kita pergi ke museum audio video atau pengumpul barang kuno.

      Baiklah, berikut cara penginstallan Video Cassette Recorder (VCR) :
A.    Untuk Mode Perekaman 
  1. Siapkan Semua alat yang akan digunakan, Handtool, dan sebagainya.
  2. Sebelum membuat hubungan yakinkan bahwa piranti telah dilepaskan dari saluran daya.
  3. Sambungkan Kabel seperti pada gambar berikut,
  4. Sambungkan Steker VCR (tiap model VCR memiliki asusmsi tegangan berbeda) dan Televisi ke jaring-jaring listrik 220volt.
  5. Nyalakan VCR dan Televisi dengan menekan tombol power pada kedua perangkat tersebut.
  6. Buka tutup kaset dengan menekan tombol “Eject” pada panel depan VCR.
  7. Masukkan Kaset kedalam wadah kaset yang terbuka.
  8. Tutup wadah kaset dengan mendorongnya kebelakang.
  9. Hadapkan Video Kamera kearah yang akan direkam.
  10. Tekan tombol “Rec” pada panel depan VCR.
  11. Jika telah selesai perekaman, tekan tombol “Stop” untuk memberhentikan proses perekaman.

B.    Untuk Mode Putar Ulang
  1. Siapkan Semua alat yang akan digunakan, Handtool, dan sebagainya.
  2. Sebelum membuat hubungan yakinkan bahwa piranti telah dilepaskan dari saluran daya.
  3. Sambungkan Kabel seperti pada gambar berikut,
  4. Sambungkan Steker VCR (tiap model VCR memiliki asusmsi tegangan berbeda) dan Televisi ke jaring-jaring listrik 220volt.
  5. Nyalakan VCR dan Televisi dengan menekan tombol power pada kedua perangkat tersebut.
  6. Buka tutup kaset dengan menekan tombol “Eject” pada panel depan VCR.
  7. Masukkan Kaset kedalam wadah kaset yang terbuka.
  8. Tutup wadah kaset dengan mendorongnya kebelakang.
  9. Tekan Tombol “Loading” atau “Play” pada panel depan VCR.
  10. Tunggu proses VCR berlangsung.


Memperbaiki Pesawat Video Cassette Recorder (VCR)

        Walaupun kebanyakan dari kita menonton film sewa DVD hari ini, Anda mungkin masih memiliki beberapa kaset VHS tergeletak di sekitar, bahkan jika mereka hanya video rumah atau awal film James Bond. Ada beberapa hal yang lebih frustrasi daripada bermunculan rekaman lama Anda dari "Dr No" pada pertengahan musim dingin mesin untuk melihat di Ursula Andress muncul dari perairan hangat dari Jamaika dalam bikini, hanya untuk melihat apa yang sudah di luar jendela Anda - salju. Berikut adalah cara melakukan beberapa perbaikan sederhana VCR :



                    
  • Dalam istilah video, salju adalah kebisingan acak. Penyebab paling umum adalah kaset kosong. Jika di tape Anda telah diputar sebelumnya, salju Anda kemungkinan besar disebabkan oleh pemutaran kepala kotor. Solusi paling sederhana adalah untuk membeli tape pembersihan. Ada dua jenis, basah dan kering. Pita dry cleaning cenderung mengelupas kepala Anda lebih. Pita basah menggunakan cairan pembersih dan lebih baik untuk dek Anda.
  • Solusi pembersih terbaik untuk meluangkan waktu untuk membeli udara tekan, larutan pembersih kepala dan tips kepala profesional pembersih yang terbuat dari chamois.Mereka tersedia pada line, dari perbaikan tempat-tempat profesional VCR atau elektronik rumah pasokan. Anda tidak ingin menggunakan penyeka kapas karena serat dapat terjebak dalam jalur pita. Loading pada tape dan menonton jalan tape ketika benang. Catatan di mana rekaman itu datang dalam kontak dengan kepala (dalam drum) dan roda penggulung. Sekarang mengeluarkan rekaman itu. Meniup chassis dengan dapat Anda kompresi udara. Basah kepala membersihkan swab dengan solusi berbasis alkohol didenaturasi, dan bersih ke arah tape perjalanan , memutar drum dengan tangan sehingga Anda membersihkan kepala. Anda tidak ingin membersihkan permukaan atas dan ke bawah seperti menggosok gigi Anda.
  • Jika timer VCR Anda tiba-tiba berhenti berkedip 12:00 dan tidak menyala sama sekali, Anda mungkin memiliki masalah daya. Periksa busi Anda dan semua konektor.Kebanyakan VCR's memiliki indikator embun yang berubah mesin mati jika udara terlalu lembab. Switch ini adalah pada papan sirkuit utama. Jika Anda melihat cahaya pada, biarkan mesin kering secara menyeluruh sebelum mencoba untuk mengoperasikannya.
  • Tambahan poin kerentanan untuk VCR adalah ikat pinggang. Jika mereka dipakai atau rusak, tape tidak akan transportasi, merekam atau pemutaran. Buka tape deck dan melihat. Pastikan untuk menghapus setiap sabuk mencurigakan hati-hati mencatat di mana Anda mendapatkan mereka dari. Anda akan perlu mengganti mereka dengan orang-orang yang ukurannya tepat atau sedikit lebih kecil dalam kasus mereka mendapatkan membentang keluar dari bentuk.
  • Karena banyak dari kita tidak menggunakan kaset yang banyak, berikut adalah beberapa pengingat masalah yang dapat dengan mudah diperbaiki dengan menggunakan kontrol VCR's. Jika bagian atas gambar Anda adalah pergeseran atau bergulir tidak konsisten, Anda mungkin memiliki ketegangan tidak merata di seluruh panjang pita. Mencoba kemasan rekaman Anda, dengan meneruskan cepat ke akhir dan rewinding ke awal sebelum bermain lagi. Jika Anda pernah memakai setelan poliester di 70, Anda ingat bagaimana tidak merata serat dapat meregang. If you find a noisy area in part of the picture, your head alignment might be off. Jika Anda menemukan daerah yang bising di bagian gambar, disebelah head tape Anda mungkin off. Hal ini terutama berlaku jika rekaman asli direkam pada mesin yang berbeda.Sesuaikan mengontrol pelacakan untuk lebih menyelaraskan kepala Anda.
  • Jika  VCR Anda  makan rekaman Anda, kelaparan dek Anda mungkin disebabkan oleh pemalas usang yang mengatur aksi mengambil reel. Pertama coba membersihkannya.Jika Anda yakin dalam menghilangkan dan menggantikannya, melakukannya, jika tidak, saatnya untuk mengambil dek Anda ke teknologi, dan garpu di atas tarif per jam tinggi yang diperlukan. Lebih baik lagi, kepala ke toko barang bekas lokal dan mengambil sebuah dek VHS sana untuk sebuah lagu, tapi pastikan Anda memiliki hak untuk kembali jika tidak bekerja.

Prinsip Kerja Video Cassette Recorder (VCR)


         Video Cassette Recorder dibuat pertama kali oleh Charles Ginsburg dan Ray Dolby pada 1956. alat ini populer digunakan dalam rangka pengembangan sistem penyiaran televisi, karena apa yang ditayangkan pada pertama kali sekarang akan dapat diputar kembali pada waktu yang lain.
      VCR sendiri memiliki dua tugas utama, yaitu mengadakan kontak dengan pita kaset, sebuah alat yang sangat tipis, sangat lemah dan mudah sekali rusak, dengan ukuran panjang yang tidak terukur dalam sebuah plastik, dan membaca sinyal dari pita kaset dan “memaknainya” dengan sinyal yang bisa dimengerti oleh televisi. Tugas kedua diatas merupakan sebuah kemajuan teknologi yang tinggi dalam waktu singkat.
       Pada perekaman suara, informasi suara disimpan secara linear pada kaset. Kemudian kaset bergerak melewati “kepala perekam” dan informasi suara tersebut diletakkan sebagai sebuah garis panjang yang mengikuti pergerakan pita kaset. Kaset ini dapat bergerak melewati kepala perekam tersebut dengan ukuran 2 sampai 3 inci (5 sampai 8 cm) per detik.
          Sinyal video terdiri sekitar 500 kali lebih banyak informasi dibandingkan dengan sinyal bunyi, dikarenakan beberapa pendekatan pekerjaan tidak dapat dikerjakan oleh beberapa hal. Namun kaset harus tetap bergerak melewati kepala perekam tersebut beberapa kaki per detik. Untuk mengatasi masalah ini, dua kepala perekam terorganisi bersama pada sebuah drum putar yang digerakkan kearah yang lebih tinggi dari posisi kaset.

Berikut adalah prinsip kerja Video Cassette Recorder :
  • Pertama kepala berputar pada 1800 rotasi per menit, atau 30 pergantian per detik.  

  • Pada mode SP, kaset akan melewati kepala pemutar pada garis 1,31 inci per menit (33,35 mmps), pada mode LP pada 0.66 inci per detik (16,7 mmps), dan pada mode EP pada 0,44 inci per detik (11,12 mmps). Karena rotasi inilah kepala tersebut berputar pada 228,5 inci(5804 mm) per detik, atau dengan kata lain berputar pada 25 mil per jam. Artinya apabila video menyimpan informasi secara linear,maka anda akan memerlukan 50 mil (80 km) untuk sebuah kaset dapat menyimpan film dengan durasi 2 jam. 

  • Ketika VCR mulai membaca kaset, dua pemutar yang akan menarik kaset keluar dari VCR.Mereka akan bergerak pada rel dan membungkus perekam disekitar drum. Ketika kaset untuk pertama kalinya didudukan pada VCR, dua pemutar ini akan langsung masuk pada kaset, di belakang perekam, kaset akan melakukan penyesuaian posisi dengan perekam pada saat ini. Ketika pemutar bekerja dengan baik pada track,kaset akan berputar dengan baik disekitar drum. Sebuah kunci pemutar akan menahan gerakan berputar dari kepala perekam.

  • Sebuah bagian yang dikatehui sebagai helical scanning akan membantu pemutaran kaset. Masalahnya adalah bagaimana cara membuat desain sebuah bentuk VCR yang bisa membungkus kaset video dalam putaran kepala perekam dengan tujuan perekaman ataupun pemutaran memori kaset. Selain itu mesin juga harus dapat mempertahankan pergerakan kaset pada posisi tertentu yang seimbang dengan kecepatan putaran yang pas dan mampu diidentifikasi dan berhenti dengan tepat.